Kamis, 24 September 2020

Penerapan SOP DISPLAY

PENERAPAAN SOP DISPLAY PRODUK FRESH dan SOP PRODUCT FRESH A.MACAM PRODUK FRESH Produk fresh meliputi : 1. Vegetable/sayuran Meliputi: 1. Sayuran daun 2.sayuran buah dan bunga 3.sayuran umbi dan akar 4.sayuran beku 5.jamur 2. Fresh Fruits/Buah Meliputi: 1.buah lokal 2.buah impor 3. Fresh Meat/Daging Meliputi : 1.daging ayam 2.daging sapi 3.ikan 4.decatessen/olahan daging 4. Dairy Product/susu dan olahannya Meliputi: 1.dairy lokal 2.dairy internasional 5. Frozen/makanan yang dibekukan Meliputi : 1.daging yang masih segar/baru datang dari supplier 2.sayuran yang masih segar 3.nugget 4.es creaam SOP DEPARTEMEN FRESH JENIS STANDARD MUTU DISPLAY SAYUR Kesegaran Menyiapkan POP sesuai produk dan harga Ikatan Memberi label sebelum dipajang Ukuran Berdasarkan pengelompokkan jenis Jenis Menggunakan nampan berisi air es untuk sayuran daun yg diikat Kesinambungan Harus selalu merapikan pajangan Memperhatikan arus perputaran barang (FIFO) Disemprot air bersih sesering mungkin BUAH Kesegaran warna harus seimbang Ukuran seragam Ukuran buah relatif sama Tidak cacat Memperhatikan arus perputaran barang (FIFO) Tidak busuk Dirapikan dan sortir setiap saat Pajangan terlihat penuh DAGING Kesegaran Dipajang sesuai dengan kelompoknya,pisahkan bahan mentah dan hasil olahan Pastikan suhu showcase 0-2 derajat celcius dan frozen island 16-20 derajat celcius Gunakan nampan bersih dan kering untuk peralatan display Potongan daging yang berlemak diletakkan diatas Ikan basah dipajang diatas serutan es Disediakan mangkok berisi air dan potongan jeruk nipis untuk cuci tangan Konsumen Tutup nampan yang berisi produk dengan plastik wrapping Selalu cantumkan POP SUSU DAN Kesegaran Buat kelompok sesuai dengan jenis/kegunaan produk DAIRY Buatlah pajangan semenarik mungkin dgn komposisi warna,label,merek menghadap Kedepan Pajangan selalu dirapikan dan terlihat cukup dan ada kesinambungan C.Peralatan dan perlengkapan display departemen fresh 1. Peralatan dan perlengkapan sayur a.showcase;b.Tray/nampan; c.Pisau;d.Talenan; e.Mesin Wrapping;f.Cool room ;g.Tali;h.Label;i.POP 2.Peralatan dan perlengkapan display buah a.showchase b.bins c.cool room d.label 3.Peralatan dan perlengkapan display daging a. showchase b.Frozen island c. Tray/nampan d.Es serut e.Mangkuk f.Potongan jeruk nipis untuk cuci tangan g.Plastik wrapping untuk tutup nampan h. Label i.POP 4. Peralatan dan perlengkapan display dairy a. showchase b.Frozen island c.rak d. Plastik wrapping e.chiller f.lampu g.l abel . frozen island : sarana panjang untuk produk beku sepert ice cream ,Chicken nugget,sayuran dll Gambar: mesin ice flate : mesin untuk pembuatan es batu kecil-kecil Gambar: . Cold Room Chiller : ruangan yang mempunyai pengaturan suhu dingin untuk penyimpanan daging,sayur dan buah. mesin wrapping : mesin untuk mengepak daging,sayur ataupun buah dg Plastic Gambar: 4.mesin ice flate : mesin untuk pembuatan es batu kecil-kecil Gambar: . Cold Room Chiller : ruangan yang mempunyai pengaturan suhu dingin untuk penyimpanan daging,sayur dan buah. Penerapan SOP produk fashion Kriteria pemilihan fashion dapat dipilih melalui pemilihan warna ,tekstur dan style. 1. Warna Warna merupakan aspek dari pakaian atau aksesories yang dirspons pertama kalinya oleh calon konsumen. Warna dapat menimbulkan respon emosional yang berhubungan dengan segi kehidupan dan kebudayaan seperti : a. mayarakat perkotaan dengan masyarakat pedesaan tidak sama dalam keinginannya terhadap warna b.menurut Gini Stephen Frings, dalam fashion from concept to consumrs warna dapat juga dibedakan berdasarkan iklim dimana : - warna merah dan hijau untuk musim dingin - warna pastel untuk musim semi - warna putih untuk musim panas 3 Dimensi warna 1. Hue Adalah istilah yang berkaitan dengan warna itu sendiri yang biasa dikenal sebagai warna merah diantara warna hijau dan biru. 2.Value Adalah istilah warna yang berkaitan dengan kekuatan cahaya dari warna tersbut. Skala warna ditentukan oleh deret putih ke deret hitam.Pencampuran warna putih untuk mencerahkan warna dan pencampuran warna hitam untuk menggelapkan warna. Putih terang --- putih tulang/broken white--- abu-abu muda---abu-abu tua---hitam---hitam pekat 3.Intensity Adalah istilah yang berhubungan dengan tingkat kecerahan warna sebagai akibat dari perbedaan cerah dan pucatnya warna karena perbedaan komposisi air. Sifat warna Yaitu kesamaan yang ditimbulkan oleh warna tersebut 3 sifat warna yaitu : 1. Warm colours Yaitu warna – warna yang dapat menimbulkan kesan hangat atau panas misalnya : a. warna merah mengesankan cinta,romantism,bahaya dan gairah b. warna kuning mengesankan kecerahan,kegembiran,persahabatan dan optimisme 2. cool colours Yaitu kelompok warna dingin yang biasanya diasosiasikan dengan alam seperti pohon,laut dan langit, misalnya: a. warna biru bersifat menenangkan b.warna hijau bersifat mengesankan kedamaian,ketenangan, sejuk dan sepi c.warna ungu mengesankan mewah,agung dan dramatic 3.Neutrals Yaitu warna –warna yang cenderung tidak memancing perhatian.warna ini biasanya dipakai untuk menjebatani warna dalam mengkomposisikannya . Misalnya a. beige (senada dengan warna krem) b. coklat,putih,abu-abu dan hitam 2.Tekstur 1. Tekstur merupakan sifat permukaan kain atau aksesori yangsangat berhubungan dengan penampilan rasa dan kenyamanan 2. Permukaan kain dapat bersifat licin,polos,kasar atau gelombang.semuanya dapat mempengaruhi indra penglihatan dan indra peraba. 3. Tekstur berkaitan dengan efek yang ditimbulkan oleh karakteristik serat kain,struktur tenun,anyaman kain,rajut serta efek dari teknologi penyempurnaannya, efek ini misalnya sablon,border,quilt,pencelupan dan sebagainya. 3.Style atau gaya Style atau gaya adalah karakter atau cirri-ciri khusus yang membedakan suatu produk fashion dengan produk yang lainnya dan mempengaruhi opini konsumen tentang suatu gaya yang sedang popular. Elemen-elemennya terdiri atas garis, bentuk dan detail. 1. Garis Garis terdiri atas garis luar lengkap dengan komposisi vertical, horizontal dan diagonal . misalnya : a. ukuran panjang (length) dari rok yaitu siluet,ankle,knee dan mini b. potongan (cut) dari rok yaitu accordiant-plate dan bias. Gbr. 2. Bentuk Bentuk disebut juga sebagai shape atau silhouette (siluet) yaitu garis yang berfungsi untuk menciptakan bentuk dengan tujuan melukiskan outline dari desain pakaian secara keseluruhan sebagai penyampaian kesan yang paling utama misalnya: a. siluet alamiah yaitu dengan mengikuti bentuk tubuh (wanita) b.siluet gaya makulin yaitu dengan pemakaian bahan yang kokoh gbr. 3. Detail Detail merupakan sentuhan akhir yang diterapkan oleh desainer/perancang busana terhadap pakaian ciptaannya untuk menimbulkan kesan keseimbangan,harmoni dan sebagainya. Misalnya bordir,renda, kancing, keliman resleting dan sebagainya. 4.Pemilihan praktis produk fashion Harga merupakan pertimbangan utama bagi para pembeli.kondisi dan penampilan sebuah produk fashion akan dihubungkan dngan harga yang dicantumkan. 5. Pengepasan dan kamar pas (fit and fitting room) Pengepasan adalah mencoba dalam memilih produk fashion karena ukuran tidak menjamin kenyamanan saat dikenakan (dalam aspek scara keseluruhan) 6. Kepantasan (appropriateness) Kepantasan dianggap penting apabila dikaitkan dngan tujun khusus penawaran produk fashion yang sesuai dengan gaya hidup konsumen. 7. Merek (brand) Merek merupakan sebuah cara untuk mengidentifikasikan sebuah produk.Hal ini disebabkan bebrapa konsumen mendasarkan penilaian produk atas merek (karena pengaruh iklan.) 8. Ketahanan dan perawatan bahan atau kain Ketahanan dan perawatan bahan atau kain sangat diutamakan karena konsumen tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk perawatan. 9. Kerapian Kerapian , suatu produk dapat dilihat dari kualitas konstruksi jahitan dan finishingnya. Jenis – jenis kain Semua jenis kain dibuat dari serat kain yang dibedakan atas serat alam dan serat buatan. Pengklasifikasian serat kain ini secara garis besar adalah sebagai berikut : a. serat alam serat alam terdiri atas : 1. serat selulosa yaitu serat yang berasal dari tumbuhan. Bahan yang diambil untuk serat selulosa adalah : a. batang : serat linen dan rami b.buah : serat sabut kelapa c.daun : serat abaka dan sisal d. biji : kapas dan kapuk 2. serat protein yaitu serat yang berasal dari hewan. Bahan yang diambil untuk serat protein adalah : a. stapel : wol,alpaca dan kasmir b.filamen : sutra 3.serat mineral, yaitu bahan yangdiambil dari serat mineral seperti asbes. b. serat buatan Serat buatan terdiri atas serat setengah buatan dan sintetis. 1. serat setengah buatan yaitu : a. rayon : viskosa b.protein : kasein c. mineral : serat logam,glass dan karbon 2. serat sintesis a. poliamida : nilon b.poliester : tetoron dan dakron c. poliuretan : spandex Sifat – sifat serat kain Sifat –sifat serat kain dipengaruhi oleh truktur fisika dan kimianya yang meliputi berikut ini. a. Kekuatan Kekuatan didefinisikan sebagai kemampuan serat menahan tarikan dan regangan yang dinyatakan dengan istilah kekuatan tarik kain. b. Mulur dan elastis Mulur dan elastis adalah kemampuan serat untuk kembali ke panjang semula setelah mengalami tarikan. c. Dayaserap Hampir semua serat menyerap uap air sampai batas tertentu,jumlah uap air yang diserap oleh serat berbeda,tergantung pada kelembapan,suhu udara dan jenis seratnya. d. Keliatan keliatan adalah ukuran yang menunjukkan kemampuan suatu beban. e. Kekuatan kekuatan adalah daya tahan terhadap perubahan bentuk,untuk kain dinyatakan sebagai perbandingan antara kekuatan pada saat putus dan mulur. f. Ketahanan kimia ketahanan kimia merupakan ketahanan kain terhadap zat kimia tertentu 3.5.Pemeliharaan pakaian jadi Pakaian jadi merupakan produk tekstil yang dalam hal pemeliharaannya mengenal beberapa istilah,symbol atau gabungan antara keduanya (istilah dan symbol). Ada beberapa system label pemeliharaan pakaian jadi yang banyak digunakan, yaitu sebagai berikut ini. a. label pemeliharaan sitem amerika Machine Wash,Do Not Bleach,Tumble Dry, Do Not Iron Professionally Dry Clean Petroleum Maksud dari kalimat tersebut adalah : Pakaian dicuci dengan mesin pada suhu sembarang, tidak boleh dikelantang, pengeringan menggunakan pengering putar pada suhu sembarang, jangan disertika,pencucian kering hanya aman dilakukan dengan pelarut petroleum Jadi kalau system amerika tidak mngenal symbol dan istilah tapi digunakan instruksi tertulis yang sangat spesifik dan tidak memberikan arti ganda. b. Label pemeliharaan system Kanada 50% cotton 50% polyster Maksud dari kata dan symbol tersebut adalah sebagai berikut : 1. Kain terbuat dari campuran bahan (serat) kapas 50% dan polyester 50%. 2. Pencucian dengan mesin cuci pada suhu maksimal 50 derajat celcius pada kondisi normal 3. Boleh menggunakn zat pngelantang klor 4. Pengeringan menggunakan pengering putar pada suhu medium – tinggi dan setelah kering pakaian harus segera diambil, jangan sampai terjadi pengeringan berlebihan. 5. Penyertikaan pada suhu medium, tidak lebih dari 150 derajat celcius. 6. Boleh dicuci kering dengan sembarang pelarut System pemeliharan negara kanada diikuti juga oleh negara – negara di Eropa, Inggris dan Indonesia. Di Kanada dan Inggris lebih rinci karena untuk beberapa instruksi diperjelas dengan warna – warna merah dan hijau Di Indonesia ditambahkan dengan instruksi tertulis untuk perlakuan khusus. c. Label pemeliharaan system Jepang Single colour 70% Acrylic 30% polyester Sweater Maksud dari kata – kata dalam gambar tersebut adalah sebagai berikut : 1. Kain terbuatdari campuran bahan/serataklirik 70% dan Poliester 30% 2. Pencucian pada suhu maksimal 30 derajat celcius menggunakan detergen netral 3. Penyetrikaan boleh padasuhu tinggi dengan diberi lapisan kain 4. Boleh dicuci kering dengan sembarang pelarut 5. Jangan diperas Dapatlah disimpulkan pada dasarnya symbol pemeliharaan pakaian terdiri atas 5 simbol dasar yaitu : Pencucian Pengelantangan Pengeringan Penyertikaan Pencucian kering Dari symbol dasar tersebut dapat dikembangkan lagi secara rinci mengenai suhu dan cara pencucian, suhu penyertikaan, cara pengeringan serta pelarut yang digunakan untuk pencucian. Instruksi untuk suatu perlakuan yang dilarang, diberi tanda silang (x) pada symbol tersebut. Layout Toko Pengaturan layout toko harus memperhatikan alur dari pengunjung, dan kemudahan akses antara area penjualan gudang penyimpanan barang. Pada umumnya pengunjung yang memasuki toko akan berjalan dan memperhatikan display dari produk yang dijual. Untuk jenis toko yang menitikberatkan pada pelayanan, biasanya ada pramuniaga yang akan membantu pengunjung, sedangkan untuk toko atau department store yang menerapkan self service, pengunjung akan mengambil sendiri barang yang diperlukannya dan kemudian membayarnya di kasir. Ada dua pendekatan mendasar dari penyusunan layout toko yaitu grid layout dan disain bebas./free flow patern. - Grid layout adalah penyusunan layout toko yang sangat umum. Biasanya layout ini ditemui di supermarket dengan jenis pelayanan self service. Di dalam toko, pengunjung akan mendapatkan rak-rak yang disusun secara berbaris sesuai dengan pengelompokan barangnya. Jarak antar rak-rak tersebut memperhatikan keleluasaan gerak dari pengunjung sedangkan tinggi rak atau gondola disesuaikan dengan jangkauan pengunjung. Untuk efisiensi sekitar tepi ruang juga dipasang rak. Sedangkan counter kasir ditempatkan dekat dengan pintu keluar. Gambar 4.5 Layout Grid - Bentuk Bebas/free flow patern Pada bentuk layout ini pebisnis eceran dapat secara bebas meletakan barang yang dijualnya dengan tetap memperhatikan kemudahan pengunjung bergerak mencari barang yang dicarinya, biasanya layout ini digunakan department store. Gambar 4.6. Layout Free flow patern Alokasi Ruang Untuk Meningkatkan Produktivitas Untuk meningkatkan keuntungan pebisnis eceran perlu berkaitan dengan ruang yang digunakan. Pengeluaran setiap meter persegi dari ruang toko dihitung dari biaya yang yang dikeluarkan untuk sewa atau pemeliharaan ruang pertahun dibagi dengan luas ruangan. Namun demikian tidak semua bagian dari toko yang berfungsi sebagai area penjualan, ada pula area yang digunakan untuk penyimpanan barang, karenanya perhitungan biaya tersebut perlu pula memperhatikan perbandingan luas area penjualan dan area gudang. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan upaya peningkatan laba didasarkan pada alokasi ruang adalah sebagai berikut : - Analisis Penjualan Para pebisnis eceran melakukan analisis penjualan berdasarkan penjualan pada tahun sebelumnya. Informasi tersebut dapat dijadikan dasar perhitungan untuk alokasi ruang. Beberapa jenis barang seperti jaket untuk musim hujan atau baju seragam sekolah sebaiknya hanya dipajang untuk waktu yang tidak terlalu lama karena sifatnya hanya periodik. Dengan demikian area barang tersebut dapat diganti dengan barang lain yang bisa lebih memberikan keuntungan. - Prediksi perolehan laba Dari data yang diperoleh dari asosiasi perdagangan, dapat diketahui rata-rata penjualan suatu barang pada tahun yang lalu. Dengan informasi tersebut pebisnis eceran dapat memprediksi laba yang diperoleh untuk barang yang menempati setiap meter area toko dengan tidak lupa memperhitungkan perkakas untuk memajang atau menyimpan barang tersebut. - Pendekatan persediaan Dengan pendekatan persediaan, pebisnis eceran akan memperhitungkan jumlah barang yang akan dijual di area toko disesuaikan dengan permintaan dari konsumen Perkakas dan Perlengkapan Barang yang dijual di toko, biasanya diletakkan pada suatu tempat sehingga memudahkan konsumen atau pelayan mengambil barang tersebut. Selain itu perlengkapan pendukung juga diperlukan untuk menunjang kegiatan di dalam toko. - Perkakas. Beberapa perkakas yang digunakan untuk menyimpan barang adalah : gondola, showcase, keranjang, rak dan sebagainya - Perlengkapan Perlengkapan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan di dalam toko diantaran : AC, calculator, cash register, komputer, electronic scanner, labeling machine dan sebagainya. Jawablah di kolom comment 1. apa 2 kelebihan dan 2 kekurangan layout grid patern 2.dan sebutkan 2 kelebihan dan 2 kekurangan freeflow patern

Senin, 14 September 2020

pendalaman materi mid semester

silahkan siswa kelas xii meringkas materi yg asdh ibu berikan dengan merinkas modul bab 1 dg menandai yang penting dalam materi atau modul terimakash

Selasa, 01 September 2020

Menganalisa ide inovatif dalam penataan produk

Inovasi dapat diartikan sebagai proses dan / atau hasil pengembangan pemanfaatan / mobilisasi pengetahuan, keterampilan dan pengalaman untuk menciptakan atau meningkatkan produk baru (barang dan / atau jasa), proses, dan / atau sistem yang memberikan nilai bermakna atau signifikan (terutama ekonomi dan sosial). Inovasi sebagai “objek” juga berarti produk atau praktik baru yang tersedia untuk aplikasi, umumnya dalam konteks komersial. Biasanya, berbagai tingkat kebaruan dapat dibedakan, tergantung pada konteksnya: suatu inovasi dapat baru bagi perusahaan (atau agen / aktor), baru ke pasar, atau negara atau wilayah, atau baru secara universal. Sementara itu, inovasi sebagai “aktivitas” adalah proses menciptakan inovasi, yang sering diidentifikasikan dengan komersialisasi hak cipta. Pengembangan Ide Kreatif Kreatifitas dapat diidentifikasi menjadi 3 type: Menciptakan, yaitu proses pembuatan sesuatu yang belum ada. Misalnya Wright Brothers membuat pesawat terbang, atau Mike Zuckerberg menciptakan Facebook yang sekarang menjadi media sosial paling populer di dunia. Modifikasi, yaitu meniru sesuatu tetapi sebenarnya berbeda. Misalnya modifikasi pada sistem operasi komputer untuk digunakan pada ponsel. Dari ide modifikasi kreatif ini, Android, Windows Phone, iPhone, dan Blackberry muncul. Menggabungkan, yaitu menggabungkan dua hal yang sebelumnya tidak berhubungan. Contoh dari kombinasi kreatif yang brilian adalah Liga Champions Eropa, yang merupakan kombinasi dari olahraga sepak bola dan strategi pemasaran. Kombinasi dari dua kegiatan ini menghasilkan format bisnis baru di bidang olahraga. Pengembangan Ide Inovatif Pengusaha biasanya memfokuskan ide kreatif dan inovatif mereka pada: Membuat produk atau layanan yang menarik bagi konsumen. Membuat produk atau layanan yang dapat memenangkan persaingan pasar. Membuat dan memanfaatkan sumber daya produksi. Mencegah kebosanan konsumen dalam membeli dan menggunakan produk. perhatikan inovasi penataan berikut dan beri komentar tentang keungulan penataannya

materi 4.1

 Untuk pertemuan ini silahkan kalian meringkas di buku tulis materi ibu semester dua ya buat persiapan belajar mid semester genap kirim foto...